TUGAS 1 FIBER OPTIK
- Jawaban:
- Pada tahun 1960 an yaitu tepatnya setelah perang dunia II media telekomunikasi menggunakan sarana serat optik, dan mulai berkembang secarta pesat setelah ditemukan teknologi digital atau PCM dan sampai saat ini media serat optik mendominasi media telekomunikasi sebagai media transmisi.Pada tahun 1989 serat optik digunakan untuk jaringan Telepon Digital Langsung Jarak Jauh (SLJJ) atau jaringan BackBone olrh PT TELEKOMUNIKASI INDONESIA. Pada tahun 1996 dimulai penggunaan secara massal tipe serat optik single mode di Indonesia oleh PT Telkom dan Indosat. Untuk menggantikan Tipe Multimode, karena pertimbangan redaman pada tipe singlemode lebih kecil daripada tipe multimode. Pada tahun 1999 di Indonesia dibangun Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) yang menghubungkan Surabaya – Banjarmasin, Surabaya – Makassar, Banjarmasin – Makassar menggunakan topologi SDH
- Jawaban:
- Cahaya pembawa informasi: Inilah sumber asal-muasal terjadinya sistem komunikasi fiber optik. Cahaya, komponen alam yang memiliki banyak kelebihan ini dimanfaatkan dengan begitu pintarnya untuk membawa data dengan kecepatan dan bandwidth yang sangat tinggi. Semua kelebihan dari cahaya seakan-akan dimanfaatkan di sini. Cahaya yang berkecepatan tinggi, cahaya yang kebal terhadap gangguan-gangguan, cahaya yang mampu berjalan jauh, semuanya akan Anda rasakan dengan menggunakan media fiber optik ini.
- Optical Transmitter (Pemancar): Optical transmitter merupakan sebuah komponen yang bertugas untuk mengirimkan sinyal-sinyal cahaya ke dalam media pembawanya. Di dalam komponen ini terjadi proses mengubah sinyal-sinyal elektronik analog maupun digital menjadi sebuah bentuk sinyal-sinyal cahaya. Sinyal inilah yang kemudian bertugas sebagai sinyal korespondensi untuk data Anda. Optical transmitter secara fisik sangat dekat dengan media fiber optic pada penggunaannya. Dan bahkan optical transmitter dilengkapi dengan sebuah lensa yang akan memfokuskan cahaya ke dalam media fiber optik tersebut. Sumber cahaya dari komponen ini bisa bermacam-macam. Sumber cahaya yang biasanya digunakan adalah Light Emitting Dioda (LED) atau solid state laser dioda. Sumber cahaya yang menggunakan LED lebih sedikit mengonsumsi daya daripada laser. Namun sebagai konsekuensinya, sinar yang dipancarkan oleh LED tidak dapat menempuh jarak sejauh laser.
- Kabel Fiber optik: Komponen inilah yang merupakan pemeran utama dalam sistem ini. Kabel fiber optik biasanya terdiri dari satu atau lebih fiber optik yang akan bertugas untuk memandu cahaya-cahaya tadi dari lokasi asalnya hingga sampai ke tujuan. Kabel fiber optic secara konstruksi hampir menyerupai kabel listrik, hanya saja ada sedikit tambahan proteksi untuk melindungi transmisi cahaya. Biasanya kabel fiber optic juga bisa disambung, namun dengan proses yang sangat rumit. Proses penyambungan kabel ini sering disebut dengan istilah splicing.
- Optical regenerator / amplifier / repeater: Optical regenerator atau dalam bahasa Indonesianya penguat sinyal cahaya, sebenarnya merupakan komponen yang tidak perlu ada ketika Anda menggunakan media fiber optik dalam jarak dekat saja. Sinyal cahaya yang Anda kirimkan baru akan mengalami degradasi dalam jarak kurang lebih 1 km. Maka dari itu, jika Anda memang bermain dalam jarak jauh, komponen ini menjadi komponen utama juga. Biasanya optical generator disambungkan di tengah-tengah media fiber optik untuk lebih menguatkan sinyal-sinyal yang lemah.
- Optical receiver (Penerima): Optical receiver memiliki tugas untuk menangkap semua cahaya yang dikirimkan oleh optical transmitter. Setelah cahaya ditangkap dari media fiber optic, maka sinyal ini akan didecode menjadi sinyal-sinyal digital yang tidak lain adalah informasi yang dikirimkan. Setelah di-decode, sinyal listrik digital tadi dikirimkan ke sistem pemrosesnya seperti misalnya ke televisi, ke perangkat komputer, ke telepon, dan banyak lagi perangkat digital lainnya. Biasanya optical receiver ini adalah berupa sensor cahaya seperti photocell atau photodiode yang sangat peka dan sensitif terhadap perubahan cahaya.
3. Apa kelebihan dan kekurangan dari sistem komunikasi serat optik?
- Jawaban:
- Kelebihan Fiber Optik:
- Bandwidth sangat besar dengan kecepatan transmisi mencapai gigabit-per detik dan menghantarkan informasi jarak jauh tanpa pengulangan
- Biaya pemasangan dan pengoperasian yang rendah serta tingkat keamanan yang lebih tinggi
- Ukuran kecil dan ringan, sehingga hemat pemakaian ruang
- Kebal terhadap gangguan elektromagnetik dan gangguan gelombang radio
- Tidak ada tenaga listrik dan percikan api
- Tidak berkarat
- Kekurangan Fiber Optik:
- Beberapa faktor membatasi efektivitas kabel FO. Selain instalasinya yang mahal, sistem ini mungkin sinyalnya kurang kuat, hal ini disebabkan karena faktor fisik ataupun material.
- Dispersi dapat mempengaruhi volume informasi yang dapat diakomodasi.
- Tidak seperti halnya dengan kawat atau plastik, fiber juga lebih sulit untuk disambung.
- Sambungan akhir dari kabel fiber harus benar-benar akurat untuk menghindari transmisi yang tidak jelas.
- Komponen FO mahal dan membutuhkan biaya ekstra dalam pengaplikasian yang lebih spesifik.
- Jawaban:
- Core atau inti gelas, yaitu tempat merambatnya sinyal cahaya, inti gelas mempunyai indeks bias yang lebih besar daripada indeks bias cladding
- Cladding atau pelindung inti, yaitu selubunng pemandu cahaya fungsinya membantu agar cahaya selalu merambat pada inti saja atau tidak akan terjadi cahaya bias yang keluar dari core, hal ini karena indeks bias lebih kecil daripada indeks bias core.
- Coating atau pelapis fiber, yaitu pelapis dari zat plastik yang berfungsi agar serat optik fleksibel tidak mudah retak dan juga sebagai warna untuk kode urutan.
- Jawaban:
- Serat Optik Multi Mode Step Indeks dimana berkas cahaya melewati core dengan dipantulkan secara patah, digunakan untuk jarak pendek misalnya untuk kabel LAN antar komputer dalam satu gedung , maksimum jarak 200 m.
- Serat Optik Multi Mode Graded Indeks Berkas, berkas cahaya melewati core dengan dipantulkan tetapi secara melengkung, digunakan untuk jarak menengah misal kabel WAN dalam kota atau antar gedung (jarak maksimum 30 km)
- Serat Optik Single Mode, berkas cahaya melewati inti secara lurus tidak dipantulkan, digunakan untuk jarak jauh antar kota (back bone), diatas 30 km dan maksimal bisa sampai 300 km.
Komentar
Posting Komentar