TUGAS 2 FIBER OPTIK
Jawaban:
Pada
awalnya sistem telekomunikasi dengan menggunakan cahaya yaitu untuk mengirimkan
kode semaphore dengan cermin pada tahun sekitar 1790 oleh insinyur Prancis
Caude Chappe. Kemudian pada tahun 1929 oleh sedorang sarjan kedokteran Jerman
benama Heinrich Lamm menemukan cara menyalurkan cahaya melalui serat kaca atau
gelas untuk mentransmisikan bayangan gambar tubuh manusia melalui televisi, dan
memang perkembangan serat optik awalnya digunakan untuk teknologi kedokteran,
pada tahun 1957 serat optik digunakan sebagai endoscope. Baru setelah perang
dunia II seart optik digunakan sebagai sarana media telekomunikasi yaitu pada
tahun 1960 an, mulai berkembang pesat penggunaan serat optik setelah
diketemukan teknologi digital ayau PCM dan bahkan sampai saat ini media
telekomunikasi didominasi oleh media serat optik sebagai media transmisi.
2. Sebutkan
bagian atau elemen sistem serat optik dan jelaskan fungsinya?
Jawaban:
- Cahaya pembawa informasi: Inilah sumber asal-muasal terjadinya sistem komunikasi fiber optik. Cahaya, komponen alam yang memiliki banyak kelebihan ini dimanfaatkan dengan begitu pintarnya untuk membawa data dengan kecepatan dan bandwidth yang sangat tinggi. Semua kelebihan dari cahaya seakan-akan dimanfaatkan di sini. Cahaya yang berkecepatan tinggi, cahaya yang kebal terhadap gangguan-gangguan, cahaya yang mampu berjalan jauh, semuanya akan Anda rasakan dengan menggunakan media fiber optik ini.
- Optical Transmitter (Pemancar): Optical transmitter merupakan sebuah komponen yang bertugas untuk mengirimkan sinyal-sinyal cahaya ke dalam media pembawanya. Di dalam komponen ini terjadi proses mengubah sinyal-sinyal elektronik analog maupun digital menjadi sebuah bentuk sinyal-sinyal cahaya. Sinyal inilah yang kemudian bertugas sebagai sinyal korespondensi untuk data Anda. Optical transmitter secara fisik sangat dekat dengan media fiber optic pada penggunaannya. Dan bahkan optical transmitter dilengkapi dengan sebuah lensa yang akan memfokuskan cahaya ke dalam media fiber optik tersebut. Sumber cahaya dari komponen ini bisa bermacam-macam. Sumber cahaya yang biasanya digunakan adalah Light Emitting Dioda (LED) atau solid state laser dioda. Sumber cahaya yang menggunakan LED lebih sedikit mengonsumsi daya daripada laser. Namun sebagai konsekuensinya, sinar yang dipancarkan oleh LED tidak dapat menempuh jarak sejauh laser.
- Kabel Fiber optik: Komponen inilah yang merupakan pemeran utama dalam sistem ini. Kabel fiber optik biasanya terdiri dari satu atau lebih fiber optik yang akan bertugas untuk memandu cahaya-cahaya tadi dari lokasi asalnya hingga sampai ke tujuan. Kabel fiber optic secara konstruksi hampir menyerupai kabel listrik, hanya saja ada sedikit tambahan proteksi untuk melindungi transmisi cahaya. Biasanya kabel fiber optic juga bisa disambung, namun dengan proses yang sangat rumit. Proses penyambungan kabel ini sering disebut dengan istilah splicing.
- Optical regenerator / amplifier / repeater: Optical regenerator atau dalam bahasa Indonesianya penguat sinyal cahaya, sebenarnya merupakan komponen yang tidak perlu ada ketika Anda menggunakan media fiber optik dalam jarak dekat saja. Sinyal cahaya yang Anda kirimkan baru akan mengalami degradasi dalam jarak kurang lebih 1 km. Maka dari itu, jika Anda memang bermain dalam jarak jauh, komponen ini menjadi komponen utama juga. Biasanya optical generator disambungkan di tengah-tengah media fiber optik untuk lebih menguatkan sinyal-sinyal yang lemah.
- Optical receiver (Penerima): Optical receiver memiliki tugas untuk menangkap semua cahaya yang dikirimkan oleh optical transmitter. Setelah cahaya ditangkap dari media fiber optic, maka sinyal ini akan didecode menjadi sinyal-sinyal digital yang tidak lain adalah informasi yang dikirimkan. Setelah di-decode, sinyal listrik digital tadi dikirimkan ke sistem pemrosesnya seperti misalnya ke televisi, ke perangkat komputer, ke telepon, dan banyak lagi perangkat digital lainnya. Biasanya optical receiver ini adalah berupa sensor cahaya seperti photocell atau photodiode yang sangat peka dan sensitif terhadap perubahan cahaya.
3. Gambarkan
konstruksi serat optik serta jelaskan fungsinya?
Jawaban:
Ada dua jenis kabel optic yaitu jenis loose tube(pipa
longgar) dan slot (alur). Pada jenis loose tube, serat optik ditempatkan di
dalam pipa longgar yang terbuat dari bahan PBTP (Polybutylena Terepthalete) dan
berisi jelly. Pada jenis slot, serat optik ditempatkan pada alur(slot) di dalam
silinder yang terbuat dari bahan PE (Polyethylene).
A. Fungsi dan
Bagian-Bagian kabel optik jenis loose tube
1.) Loose tube berbentuk pipa longgar
yang terbuat dari bahan PBTP yang berisi thixotropic gel dan serat optik
ditempatkan didalamnya. Kontruksi loose tube yang berbentuk longgar bertujuan
agar serat optik bebas bergerak. Thixotropic gel semacam jelly yang berfungsi
melindungi serat dari pengaruh mekanis dan juga untuk menahan air.
2.) HDPE Sheat atau High Density
Polyethylena Sheath berfungsi sebagai bantalan untuk melindungi serat optik
dari pengaruh mekanis pada saat instalasi.
3.) Alumunium tape berfungsi sebagai
konduktivitas elektris dan melindungi kabel dari pengaruh mekanis.
4.) Flooding gel merupakan bahan
pengisi yang digunakan pada kabel serat optik agar kabel menjadi padat.
5.) PE Sheath bahan polyethylene yang
menutupi bagian central strength member.
6.) Central strength member adalah
bagian penguat yang terletak ditengah-tengah kabel optik.
7.) Peripeal Strain Elements terbuat
dari bahan polyramid yang diperlukan untuk menambah kekuatan kabel optik.
B. Fungsi dan
bagian-bagian kabel optik jenis slot
1.) Kulit kabel berfungsi sebagai
bantalan untuk melindungi serat optik dari pengaruh mekanis saat instalasi.
2.) Aluran (slot) berfungsi untuk
menempatkan sejumlah serat.
3.) Central strength member bagian
penguat yang terletak ditengah-tengah kabel optik.
4. Sebutkan
jenis serat optik dan jelaskan masing-masing jenis dengan gambar?
Jawaban:
a. Kabel udara yaitu kabel yang ditempatkan diatas tiang
b. Kabel Tanah Tanam Langsung, yaitu kabel yang ditempatkan dibawah tanah tanpa pelindung pipa.
c. Kabel Duct yaitu kabel yang ditempatkan dibawah tanah dengan menggunakan pelindung pipa PVC.
d. Kabel laut atau sungai , yaitu kabel yang ditempatkan didalam laut atau sungai.
e. Kabel Dropp Optik , yaitu kabel yang digunakan untuk akses kerumah atau bangunan yang akan dipasang Premises.
f. Kabel Indor optik, yatu kabel yang digunakan untuk menghub\ungkan perangkat dengan perangkat lainnya dalam satu gedung.
5. Jelaskan kelebihan kabel serat optik daripada kabel tembaga?
Jawaban :
a. Kebal terhadap gangguan dari sinyal elektrik, karena tidak mengandung sinyal elektrik, sehingga terbebas dari induksi atau interensi sinyal listrik.
b. Untuk penyaluran atau transmisi jarak jauh karena mempunyai nilai redaman sangat kecil sekali. Saat ini kabel transmisi BackBone antar kota, pulau dan antar negara menggunakan kabel serat optik yang menggunakan kabel laut.
c. Mempunyai kemampuan penyaluran dengan kapasitas yang sangat besar. Saat ini dalam satu serat dengan teknologi multipleksing cahaya (DWDM) bisa menyalurkan kecepatan informasi sampai dengan 800 Giga bit/detik atau setara 9.676.800 sirkit telepon.
d. Ukuran kecil dan berat sangat ringan dibanding dengan kabel tembaga. Kabel serat optik dengan mudah dan praktis instalasinya dibanding dengan kabel tembaga.
e. Lebih aman, karena kabel serat optik tidak ada permasalahan dengan grounding sehingga bebas dari petir atau kebocoran arus listrik.
f. Lebih murah karena terbuat dari pasir kaca atau silikan yang bahannya lebih mudah.
g. Tidak dapat dilakukan penyadapan, karena kabel serat optik tidak dapat dilakukan tapping atau sambungan.
6. Jelaskan konstruksi kabel serat optik secara umum !
Jawaban : Kabel serat optic merupakan kumpulan serat optic yang
terdiri dari dua atau lebih serat optic. Pada umumnya kumpulan dari serat optic
dibundel dan diberi bahan yang melindungi serat optic yang disebut dengan tube,
kemudian kumpulan beberapa tube dibundel kedalam pembungkus sebagai pengaman
atau melindungi dari pengaruh dari luar 7. Mengapa
serat optik perlu dilakukan distandarkan ? Jawaban : Agar kabel serat optik hasil dari produsen dapat berfungsi
bila dilakukan integrasi (hubungan) dengan sistem komunikasi optik yang lain,
atau disebut interoperability. 8. Lembaga apa di PBB yang mengeluarkan standard bidang
telekomunikasi? Dan berikan contoh standard untuk kabel serat optic? Jawaban : Lembaga di PBB yang yang mengeluarkan standard bidang
telekomunikasi adalah ITU-T (International Telecommunication
Union-Telephony).Beberapa standar Kabel Optik yang dikenal dari ITU-T antara
lain adalah;
1. ITU-T G 651 standard kabel optik multi mode graded
indeks.
2. ITU-T G-652 standard kabel optik single mode.
3. ITU-T G653 standard kabel fiber optik single mode dengan
shift dispersion.
4. ITU-T G654 standard kabel fiber optik single mode untuk
kabel laut
5. ITU-T G-655 standard kabel optik singel mode dengan Non
Zero Shift Dispersion yang
digunakan untuk DWDM
6. ITU-T G-657 standard kabel optik single mode dengan loss
macro bending yang kecil
yang digunakan untuk kabel akses pelanggan
9. Sebutkan urutan warna
standard pada kabel serat optik !
Jawab :
Susunan kabel serat optik untuk komersial mempunyai standard
internasional 12 warna, dengan urutannya sebagai berikut;
1. Biru
|
7. Merah
|
2. Oranye
|
8. Hitam
|
3. Hijau
|
9. Kuning
|
4. Cokelat
|
10. Violet
|
5. Abu abu
|
11. Pink
|
6. Putih
|
12. Toska
|
Bila kabel serat optik tertulis 24F/2T, jelaskan urutan dari
serat optik yang dimaksud.
Jawab :
Pada kabel serat optik 24F/2T berarti kabel tersebut berisi
24 serat optik / fiber terdiri dari 2 tube
Tube 1
|
Tube 2
|
1. Biru
|
1. Biru
|
2. Oranye
|
2. Oranye
|
3. Hijau
|
3. Hijau
|
4. Cokelat
|
4. Cokelat
|
5. Abu abu
|
5. Abu abu
|
6. Putih
|
6. Putih
|
7. Merah
|
7. Merah
|
8. Hitam
|
8. Hitam
|
9. Kuning
|
9. Kuning
|
10. Violet
|
10. Violet
|
11. Pink
|
11. Pink
|
12. Toska
|
12. Toska
|
Komentar
Posting Komentar