TUGAS 8 FIBER OPTIK


1. Digunakan untuk proses apa saja kegiatan pengukuran?
Jawab:
1.   Installasi atau pembangunan baru jaringan serat optik
2.   Operasi atau pemeliharaan serat optik
3.   Pencarian dan perbaikan gangguan
2. Apa tujuan pengukuran daya atau level sinyal optik?
Jawab:
- mengetahui apakah serat optik dilalui sinyal optik
-mengetahui nilai daya yang melewati serat optik dalam satuan dBm
3. Apa tujuan pegukuran loss atau hilangnya daya pada serat optik?
Jawab:
- mengetahui nilai loss atau hialangnya daya dari serat optik, atau peralatan pasif optik
- mengetahui nilai attenuation atau redamansuatu kabel dB/km
4. Alat apa yang digunakan untuk mengukur daya atau level sinyal optik?
Jawab:
OPM (Optical Power Meter), satuan daya yang diukur biasanya dalam dBm, namun beberapa merk OPM juga dapat melakukan konversi kedalam satuan miliWatt
5. Alat apa yang digunakan untuk mengukur loss sinyal optik?
Jawab:
Alat ukur yang digunakan untuk mengukur Loss adalah Opm dan Optical Light Source atau OLS. Fungsi OLS adalah untuk mengukur sinyal optik agar dapat diterima oleh OPM. Beberapa alat ukur OLS menggunakan transmitter jenis laser, sehingga agar hati-hati dicegah agar tidak menatap langsung pada sumber sinyal optik.
6. Bagaimana cara kerja alat ukur OPM, jelaskan!
Jawab:
OPM adalah peralatan yang fungsinya sebagai penerima atau receiver sinyal cahaya, selanjutnya cahaya akan dirubah oleh Photo Detectoe, dan dikonverensi menjadi sinyal elektrik. Sinyal elektrik selanjutnya akan dikukur berapa miliWatt dan ditampilkan ke display monitor.
7. Bagaimana cara kerja alat ukur OLS, jelaskan!
Jawab:
OLS adalah sifatnya sebagai pemancar sinyal optik dengandaya yang sudah diketahui, dan sebagai pasangan dari OPM (penerima), untuk menghitung hialangnya daya atau Loss. Output sinyal optic dari OLS = 0 dBm atau 1 miliWatt dan -7 dBm = ½ miliWatt hendaknya dilakukan kalibrasi terlebih dahulu sebelum melakukan pengukuran.
8. Jelaskan prosedur penggunaan OPS!
Jawab:
a.      Bersihkan ferule connector patchcord dengan connector cleanner
b.      Bersihkan adapter pada OPM dan adapter perangkat yang akan diukur
c.      Periksa panjang gelombang yang akan diukur pada perangkat pemancar dan sett pada OPM.
d.      Hidupkan power ON OPM, amati display.
9. Jelaskan prosedur penggunaan OLS!
Jawab:
a.      Pembersihan ferule connector dan adapter
b.      Pasang patchcord
c.      Setting panjang gemombang yang dikehendaki
d.      Setting CW (Continous Wave)
e.      Pastikan OPM sudah tersambung
f.       Kirim sinar laser dengan light ON
10. Berapa dBm atau miliWatt RSL suatu ONT atau CPE pada umumnya?, jelaskan akibatnya jika daya yang diterima kurag dari RSL?
Jawab:
Pada umumnya sinyal output yang dikeluarkan dari roset pelanggan tidak boleh kurang dari -27 dBm atau 0,005 mWatt. Karena RSL pada Optical Network Terminal (ONT) adalah -27 dBm. Jika kurang dari -27 dBm akan mempengaruhi kualitas hubungan, yaitu:
A. BER atau Packet Error
B. Delay atau koneksi lambat

Komentar