TUGAS 7 FIBER OPTIK


1.    Sebutkan 2 jenis gangguan sinyal optik pada media serat optik
Jawaban:
a.    Loss atau hilangnya daya sinyal optik
b.    Dispersion atau perubahan bentuk sinyal optik
2.    Sebutkan 2 akibat yang diakibatkan oleh gangguan tersebut
Jawaban:
a.    Penerima tidak dapat mendeteksi sinyal yang diterima karena terlalu rendah. (Loss of Signal)
b.    Penerima tidak dapat mengenal sinyal informasi karena banyak terjadi cacat atau eror bit, atau yang disebut dengan BER (Bit Eror Rate) yang terlalu tinggi. Untuk sistem jaringan serat optik disyaratkan BER < 1 X 10-9 / jam atau dari 1.000.000 bit yang dikirim dalam 1 jam minimal terjadi 1 bit yang cacat
3.    Apa yang dimaksud abssorption,jelaskan
Jawaban:
Yaitu adanya penyerapan cahaya oleh zat medium inti gelas yang mengandung molekul OH+, molekul ini sifatnya adalah menyerap cahaya.
4.    Apa yang dimaksud dengan scatering, jelaskan
Jawaban:
Yaitu penyebaran cahaya yang tidak beraturan pada core, sehingga berkas cahaya yang diterima tidak sempurna.
5.    Apa yang dimaksud dengan macro bending
Jawaban:
Makro bending merupakan lengkungan dengan diameter kecil pada kabel serat optik.
6.    Apa yang dimaksud dengan micro bending
Jawaban:
Mikro bending merupakan tekukan dan tekanan berlebihan pada serat optik.
7.    Apa yang dimaksud dengan modal dispersion
Jawaban:
Yaitu dispersi yang terjadi pada fiber optik jenis multimode baikyang steps indeks maupun graded indeks.
8.    Apa yang dimaksud dengan chromatic dispersion
Jawaban:
Yaitu dispersi yang terjadi pada fiber optik jenis multimode dan single mode karena pengaruh dari bahan gelas silika media optik
9.    Apa yang dimaksud dengan polarization dispersion
Jawaban:
Yaitu dispersi karena adanya perubahan bentuk polarisasi orthogonal cahaya yang diakibatkan oleh bahan pada gelas silika yang indeks biasnya tidak sempurna didalam core fiber optik.
10. Bagaimana caranya untuk mencegah terjadinnya loss yang besar pada saat instalasi
Jawaban:
1.    Sambungan permanen serat optik maksimal adalah 0,2 dB
2.    Mempunyai loss return yang besar ( > 30 dB), yaitu sinyal cahaya yang memantul kembali harus sangat kecil sekali (maksimal 1/1000 dari sinyal yang terkirim)
3.    Dihindari lengkungan dengan lingkaran yang sangat kecil, untuk mencegah makrobending
4.    Dihindari serat optik dari posisi melintir (twisted) agar tidak terjadi  mikrobending
5.    Dihindari tarikan, tekukkan dan tekanan yang berlebihan pada serat optik agar tidak terjadi mikrobending.
6.    Dihindari temperatur yang panas agar tidak merubah struktur zat serat optik.
7.    Pemanasan konektor harus bersih dari debu atau partikel.

Komentar